Basic Education Of Sepat: Pengembangan Literasi Di Sekolah Dasar Negeri

Authors

  • Muhammad Rizky Ramadhan Universitas Sebelas Maret
  • Lina Zahra Al-Azizah Universitas Sebelas Maret
  • Raisaghina Azra Alodia Universitas Sebelas Maret
  • Erniawati Istifaroh Universitas Sebelas Maret
  • Ilham Al-Mustaqim Universitas Sebelas Maret
  • Ade Triyas Puspita Universitas Sebelas Maret
  • Latifah Dwi Manganti Universitas Sebelas Maret
  • Fauzi Ilham Arbiansyah Universitas Sebelas Maret
  • Kunti Milah Kamilah Universitas Sebelas Maret
  • Dzurriyatul Choiriyah Universitas Sebelas Maret
  • Khairul Fahmi Aziz Universitas Sebelas Maret

DOI:

https://doi.org/10.61402/isco.v1i1.161

Keywords:

Edukasi, Literasi, Pendidikan

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya edukasi dasar di tingkat sekolah dasar sebagai landasan fundamental dalam sistem pendidikan. Fokus utama penelitian ini adalah menganalisis komponen-komponen kunci dalam kurikulum sekolah dasar dan dampaknya terhadap perkembangan kognitif, sosial, dan emosional siswa. Metode yang digunakan meliputi tinjauan literatur komprehensif dan studi kasus di beberapa sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan holistik yang mencakup literasi, pendidikan karakter, dan keterampilan sosial sangat penting dalam membentuk fondasi pembelajaran siswa. Selain itu, peran guru, lingkungan belajar yang mendukung, dan keterlibatan orang tua juga diidentifikasi sebagai faktor kritis dalam keberhasilan edukasi dasar. Kesimpulan dari studi ini menekankan perlunya reformasi berkelanjutan dalam sistem pendidikan dasar untuk menghadapi tantangan abad ke-21, termasuk integrasi teknologi dan pengembangan keterampilan berpikir kritis. Implikasi penelitian ini relevan bagi pembuat kebijakan pendidikan, pendidik, dan pemangku kepentingan lainnya dalam upaya meningkatkan kualitas edukasi dasar di sekolah dasar

References

Djarto. 2009. Upaya Pemberantasan Buta Aksara dengan Keterampilan Kewirausahaan. Jurnal Andragogia

Endah Puspa Pratiwi., & Budhi Wibhawa. 2016. Pengembangan Pendidikan Non Formal Melalui Program Keaksaraan Fungsional Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat. Prosiding KS 2 (2).

Engking Soewarman Hasan., & Sri Nurhayati. 2012. Pendidikan luar sekolah dan pembangunan manusia Indonesia. Empowerment: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah 1 (1).

Heryanto. 2011. Keaksaraan Fungsional di Indonesia. Jakarta (Id): Mustika Aksara

Kusnadi. 2005. Pendidikan Keaksaraan (Filosofi, Strategi dan Implementasi). Jakarta (ID): Depdiknas.

M Ihsan Dacholfany. 2018. Pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan non-formal. Tapis: Jurnal Penelitian Ilmiah 2 (1), 43-74.

Nur Hafsah Yunus MS, Andriani Andriani, Nurhidayah Nurhidayah. 2020. Upaya Pemberantasan Buta Aksara Melalui Pelatihan Membaca Menulis Berhitung (CALISTUNG) di Kampung Pendidikan , CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: 2 (2).

Quraisy, H., & Babo, R. 2015. Pemberdayaan Masyarakat Desa Yang Buta Huruf. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 3 (2).

Rahmadhani, A., & Raksun, A. (2020). Pelatihan Batu (Baca Dan Tulis) Untuk Meningkatkan Budaya Literasi Di Pkbm Oi Rida Desa Nata Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 3 (2).

Ummu Walidah Lubis et al. (2022). Faktor Resiko Kejadian yang Menyebabkan Buta Huruf Pada Anak Sekolah di Desa Batang Bulu Baru, Kecamatan Barumun Selatan, Padang Lawas. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22 (3), 1-4.

Downloads

Published

2024-10-01

How to Cite

Muhammad Rizky Ramadhan, Lina Zahra Al-Azizah, Raisaghina Azra Alodia, Erniawati Istifaroh, Ilham Al-Mustaqim, Ade Triyas Puspita, … Khairul Fahmi Aziz. (2024). Basic Education Of Sepat: Pengembangan Literasi Di Sekolah Dasar Negeri. Journal Inclusive Society Community Servies, 2(5), 7–13. https://doi.org/10.61402/isco.v1i1.161

Issue

Section

Articles