DESCRIPTION OF GRIEF IN ADOLESCENTS WHO HAVE LOST THEIR PARENTS IN THE CITY OF JAMBI

Authors

  • Ayne Yesa Parmasta Lumban Gaol Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi
  • Agung Iranda Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi
  • Nurul Hafizah Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.61402/crj.v3i2.581

Keywords:

kedukaan, remaja, kehilangan orang tua, fenomenologi

Abstract

Kehilangan orang tua merupakan peristiwa yang berdampak besar terhadap kondisi psikologis remaja. Pada masa perkembangan yang ditandai dengan perubahan emosional dan pencarian identitas, kematian orang tua dapat memunculkan berbagai reaksi kedukaan yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengalaman serta tahap-tahap kedukaan pada remaja yang orang tuanya meninggal di Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu remaja yang telah kehilangan orang tua. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja mengalami kedukaan dalam aspek emosional, kognitif, sosial, dan spiritual. Remaja juga melalui tahap-tahap kedukaan seperti penolakan, kemarahan, tawar-menawar, kesedihan mendalam, dan penerimaan, dengan proses yang tidak selalu berlangsung secara linear. Kedukaan pada remaja bersifat unik dan dipengaruhi oleh kedekatan emosional dengan orang tua, dukungan sosial, serta kemampuan coping individu, sehingga diperlukan dukungan psikologis yang berkelanjutan.

References

Asih, M. M., Arumsari, C., & Isti’adah, F. N. (2022). Hubungan Kelekatan Dengan Tingkat Kedukaan Pada Orang Dewasa. QUANTA: Jurnal Kajian Bimbingan Dan Konseling Dalam Pendidikan, 6(1), 18–23. https://doi.org/10.22460/q.v6i1p30-36.3063

Ausie, R. K., Wilman, W., & Mansoer, D. (2021). Pengalaman Duka Dan Pemaknaan Anak Yang Kehilangan Kedua Orang Tua Secara Berurutan Roselli Kezia Ausie & Winarini Wilman Dahlan Mansoer Ross ( 1970 ). Pasca mengalami peristiwa kehilangan , individu diasumsikan akan melalui tahap. 8, 153–173. https://doi.org/10.24854/jpu137

Brent, D. A., Melhem, N. M., Masten, A. S., Porta, G., & Payne, M. W. (2012). Longitudinal effects of parental bereavement on adolescent developmental competence. Journal of Clinical Child & Adolescent Psychology, 41(6), 778–791.

Chairani, N. & L. (2018). Konsep Ketakutan Kematian Dan Balapan Liar Diunduh Oleh : Murniati Reo Makassar.

Fhadila, K. D. (2018). Menyikapi perubahan perilaku remaja. 2(2).

Harlock, E. B. (1992). Psikologi Perkembangan (R. Sijabat (ed.); Edisi Keli). PT. Gelora Aksara Pratama.

Intan Farisah & Sulistia Ningrum. (2021). Dinamika Kedukaan Pasca Kematian Ayah Atau Ibu Bagi Mahasiswa Psikologi Islam Iain Pontianak Dynamics Of Grief After The Death Of A Father Or Mother For Islamic Psychology Students. Jurnal Pendidikan, 146–152.

Kubler-Ross, Elisabeth & Keessler, D. (2014). On Grief & Grieving.

Maulidia, V., Suzanna, E., & Dewi, R. (2024). Gambaran grief pada remaja yang mengalami kematian orang tua akibat kecelakaan. Insight: Jurnal Penelitian Psikologi, 2(2).

Monsó, S., & Osuna-mascaró, A. J. (2021). Death is common , so is understanding it : the concept of death in other species. Synthese, 199(1), 2251–2275. https://doi.org/10.1007/s11229-020-02882-y

Nurriyana, A. M., & Savira, S. I. (2021). Mengatasi Kehilangan Akibat Kematian Orang Tua: Studi Fenomenologi Self Healing pada Remaja. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 08(03), 46–60.

Putro, K. Z. (2017). Memahami Ciri dan Tugas Perkembangan Masa Remaja. 17, 25–32.

Riskha, R., Zarina, A., Kusuma, R. A. M., & Wirasti. (2019). JURNAL EDUKASI Jurnal Bimbingan Konseling. 5(2), 120–135.

Santrock, J. W. (2012). Life-Span Development (N. I. Sallama (ed.); edisi keti). PT. Gelora Aksara Pratama.

Surbakti, E. (2008). Kenakalan Orang Tua Penyebab Kenakalan Remaja. PT. Gramedia. https://books.google.co.id/books?id=MxpbDwAAQBAJ&printsec=frontcover&source=gbs_ge_summary_r&cad=0#v=onepage&q&f=false

Wadu, Y. A. K., Subrabowo, G. Y. A., & Lauterboom, M. (2024). Kedukaan Dalam Kepercayaan Jingitiu Dari Perspektif Pendampingan Keindonesiaan Di Sabu Barat. Jurnal Basataka (JBT), 7(2), 555–568. https://doi.org/10.36277/basataka.v7i2.486

Wiryasaputra, T. S. (2019). Grief Psychotherapy (A. Prabawati (ed.)). Pustaka Refrensi.

Wulandari, A. (n.d.). TERHADAP MASALAH KESEHATAN DAN KEPERAWATANNYA. 39–43.

Yunalia, E., & Etika, A. (2020). Remaja Dan Konformitas Teman Sebaya (N. Hidayati (ed.)). Ahlimedia Press.

Downloads

Published

2026-03-04

How to Cite

Ayne Yesa Parmasta Lumban Gaol, Agung Iranda, & Nurul Hafizah. (2026). DESCRIPTION OF GRIEF IN ADOLESCENTS WHO HAVE LOST THEIR PARENTS IN THE CITY OF JAMBI. Crossroad Research Journal, 3(2), 59–65. https://doi.org/10.61402/crj.v3i2.581

Issue

Section

Articles