Uji Validitas Isi Modul Readercise pada Siswa ASD Level Requiring Substantial Support dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca di SDIT An-Nahl
DOI:
https://doi.org/10.61402/crj.v3i1.562Keywords:
Validitas Isi, Modul, Autism Spectrum Disorder, Kemampuan Membaca.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil uji validitas isi modul Readercise dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) level requiring substantial support di SDIT An-Nahl Kota Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Research and Development (R&D) yang dibatasi hingga tahap pengembangan. Uji validitas isi modul dilakukan oleh tiga orang validator yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri atas psikolog dengan peminatan pendidikan, psikolog dengan peminatan klinis, dan guru shadow teacher. Instrumen penelitian berupa lembar validasi modul dan lembar evaluasi kemampuan membaca, sedangkan analisis data menggunakan koefisien Aiken’s V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul Readercise dan instrumen evaluasi kemampuan membaca memperoleh nilai Aiken’s V sebesar 0,75 yang berada pada kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa modul Readercise dinyatakan valid dari aspek materi, isi, keterbacaan, dan penyajian, meskipun masih diperlukan beberapa perbaikan berdasarkan saran dari para validator.
References
Aghaziarati, A., & Nehati, V. (2022). Study and comparison reading problems in children with high-functioning autism with normal matched peers. Journal of Assessment and Research in Applied Counseling, 4(3), 50–54.
Anggun, & Rahmahtrislivia. (2023). Meningkatkan kemampuan membaca kata melalui metode look and say bagi anak gangguan spektrum autisme. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 26985–26988.
Astuti, A. W., Drupadi, R., & Syafrudin, W. (2021). Hubungan penggunaan media kartu huruf dengan kemampuan membaca permulaan anak usia 5–6 tahun. KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education, 4(1), 73–81.
Azwar, S. (2022). Metode penelitian psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Bamicha, V., & Drigas, A. (2022). ToM and ASD: The interconnection of theory of mind with the social-emotional and cognitive development of children with autism spectrum disorder. Technium Social Sciences Journal, 33, 42–72.
Desiningrum, D. (2016). Psikologi anak berkebutuhan khusus. Yogyakarta: Psikosain.
Dewi, S., & Morawati, D. (2024). Gangguan autis pada anak. Scientific Journal, 3(6), 418–431.
Drysdale, H., van der Meer, L., & Kagohara, D. (2015). Children with autism spectrum disorder from bilingual families: A systematic review. Review Journal of Autism and Developmental Disorders, 2, 26–38.
Hajra, H., Pristiwaluyo, T., & Kasmawati, S. (2020). Meningkatkan kemampuan membaca permulaan menggunakan metode ABACAGA pada anak autis kelas IV di SLB-C YPPLB Makassar. Jurnal Universitas Negeri Makassar, 1–7.
Masnunah, N., & Sujarwanto. (2019). Penerapan media digital Prezi untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak autis. Jurnal Pendidikan Khusus, 1–13.
Pertiwi, A. D. (2016). Studi deskriptif proses membaca permulaan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 5(1), 759–764.
Rokayah, I. (2022). Meningkatkan kemampuan membaca kata dengan menggunakan metode mengeja suku kata dan permainan kartu. Indonesian Journal of Teaching and Learning, 1(1), 35–46.
Shaw, K. A., Williams, S., Patrick, M. E., et al. (2025). Prevalence and early identification of autism spectrum disorder among children aged 4 and 8 years—Autism and Developmental Disabilities Monitoring Network, 16 sites, United States, 2022. MMWR Surveillance Summaries, 74(2), 1–22. https://doi.org/10.15585/mmwr.ss7402a1
Sugiarti, A., Simatupang, N. D., Malakosa, Y. M. L., & Widayanti, M. D. (2025). Pengaruh metode bernyanyi terhadap kemampuan membaca awal pola KVKV berbeda anak usia 5–6 tahun di TK Hidayatullah Surabaya. Jurnal Golden Age, 9(1), 24–36.
World Health Organization. (2023). Autism. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/autism-spectrum-disorders







