Hubungan Peer Attachment dan Keterampilan Sosial pada Remaja dalam Organisasi Kepramukaan
DOI:
https://doi.org/10.61402/crj.v3i1.541Keywords:
Peer Attachment, Keterampilan Sosial, Dewan Ambalan, Pramuka.Abstract
Anggota Dewan Ambalan berada pada fase remaja yang ditandai oleh dinamika emosional serta kompleksitas relasi teman sebaya, sementara peran mereka sebagai pengelola organisasi menuntut keterampilan sosial yang memadai. Kualitas kelekatan dengan teman sebaya (peer attachment) dipandang sebagai salah satu faktor eksternal yang berkontribusi terhadap pembentukan keterampilan sosial remaja dalam konteks kepemimpinan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peer attachment dan keterampilan sosial pada anggota Dewan Ambalan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 30 responden. Instrumen penelitian berupa skala peer attachment Armsden dan Greenberg (1987) sebanyak 20 item dan skala keterampilan sosial dari Ali dan Purwadi (2024) sebanyak 15 item yang disebarkan secara luring. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson’s Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara peer attachment dan keterampilan sosial dengan nilai koefisien korelasi r = 0.397 dan p = 0.030. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat peer attachment, maka semakin tinggi pula keterampilan sosial anggota Dewan Ambalan.
References
Adamayora, Syakarofath, N. A., Widyasari, D. C., & Karmiyati, D. (2024). Peer Attachment and Internalizing Problems in Adolescents. KnE Social Sciences. https://doi.org/10.18502/kss.v9i5.15204
Ali, K., & Purwadi. (2024). Hubungan Antara Intensitas Bermain Game Online dan Keterampilan Sosial dengan Agresivitas Pada Remaja. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 7(9), 10583–10589. https://doi.org/https://doi.org/10.54371/jiip.v7i9.5551
Ali, M., & Ansrori, M. (2009). Psikologi Remaja. PT Bumi Aksara.
Aliyyah, I. H., Hidayati, A., & Idham, R. A. (2020). Peran Social Skills Dan Berorganisasi Dalam Membentuk Employability Skills Mahasiswa Psikologi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka. Biopsikososial, 4(2).
Annisa, M., Nur, H., & Ansar, W. (2024). Pengaruh Peer Attachment terhadap Regulasi Emosi pada Remaja. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(3), 1851–1859. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i3.6571
Ariani, D. (2015). Manajemen Ekstrakurikuler Pramuka. Jurnal Ilmiah Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana, 9(1), 65–74.
Armsden, G. C., & Greenberg, M. T. (1987). The Inventory of Parent and Peer Attachment: Individual Differences and Their Relationship to Psychological Well-Being in Adolescence. Journal of Youth and Adolescence, 16(5), 427–454. https://doi.org/https://doi.org/10.1007/BF02202939
Astuti, H. T. (2019). Peer Attachment Pada Mahasiswa Yang Mengikuti Organisasi kemahasiswaan. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Bali, M. M. E. I. (2017). Model Interaksi Sosial dalam Mengelaborasi Keterampilan Sosial. Jurnal Pedagogik, 04(02).
Boussouf, N., & Saadou, E. (2024). Adolescents and Peer Attachment: Attachment Styles, Peer Trust, Communication, and Alienation in Light of Gender. Journal of Studies in Deviation Psychology, 09(1), 872–886.
Brown, M. A., & Hersey, L. (2019). Returning to Interpersonal Dialogue and Understanding Human Communication in the Digital Age. In https://www.google.co.id/books/edition/Returning_to_Interpersonal_Dialogue_and/beNhDwAAQBAJ?hl=id&gbpv=1. IGI Global.
Cartledge, G., & Milburn, J. F. (1995). Teaching social skills to children and youth : innovative approaches (3rd ed). Allyn and Bacon. https://cir.nii.ac.jp/crid/1971149384742816811.bib?lang=en
Desfriyati, D., Kholillah, M. K., Aini, N. Q., & Lestari, R. (2023). Analisis Hambatan Pelaksanaan Ekstrakurikuler Pramuka Sekolah Dasar Di Kabupaten Bandung. Cendikia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan, 4(1), 123–131. https://doi.org/10.55606/cendikia.v4i1.2300
Dewantari, T., Nureva, N., & Aprilianto, D. (2024). Penggunaan Teknik Latihan Asertif Terhadap Permasalahan Keterampilan Sosial Remaja. JAMBURA Guidance and Counseling Journa. https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jgcj
Fan, Y. (2022). Study on the Effect of Peer Attachment on Mental Health of Adolescents. BCP Education & Psychology ESS, 2022, 123.
Gopalan, R. T. (2022). Victimology: A Comprehensive Approach to Forensic, Psychosocial and Legal Perspectives. In https://www.google.co.id/books/edition/Victimology/t1yYEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=0. Springer. https://link.springer.com/book/10.1007/978-3-031-12930-8
Gresham, F. M., & Reschly, D. J. (1987). Dimensions of Social Competence: Method Factors in the Assessment of Adaptive Behavior, Social Skills, and Peer Acceptance. The Journal of School Psychology. Inc, 25, 367–381.
Harris, K. R., & Meltzer, L. (2015). The power of peers in the classroom: Enhancing learning and social skills. The Guilford Press.
Hasanah, N. N., Candrawati, R. P., Nasution, T., & Rivai, M. (2025). Pengaruh Teman Sebaya Terhadap Perkembangan Emosi Dan Sosial Pada Siswa MTs Madani Ikhwanul Hasanah. JUMI: Jurnal Multidisiplin Ilmu, 1(1), 146–151. https://jurnal.insan.ac.id/index.php/jpai/index
Hurlock, E. B. (2002). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (5 ed.). Penerbit Erlangga.
Khafi, A. (2022). Pendampingan Kursus Pengelolaan Dewan Ambalan dalam Peningkatan Kepemimpinan Siswa. ABDINA: Jurnal Sosial dan Pengabdian kepada Masyarakat, 1, 763–773.
Kurniawan, H. A., Fatimah, S., & Supriatna, E. (2022). Studi Deskriptif Keterampilan Sosial Siswa SMP Negeri 5 Lembang. Fokus (Kajian Bimbingan & Konseling dalam Pendidikan), 5(2), 112. https://doi.org/10.22460/fokus.v5i2.7478
Larasati, K., & Marheni, A. (2019). Hubungan antara komunikasi interpersonal orangtua-remaja dengan keterampilan sosial remaja. Jurnal Psikologi Udayana, 6(01), 88. https://doi.org/10.24843/JPU.2019.v06.i01.p09
Muñoz-Pradas, R., de la Fuente Benítez, M., Palacios-Rodríguez, A., & Fernández Scagliusi, M. V. (2025). Relationship Between Attachment and Social Skills in Adulthood Education in the Digital Society. Societies, 15(1). https://doi.org/10.3390/soc15010008
Murtafiah, A., & Sahara, O. A. (2019). Pelaksanaan Bimbingan Pribadi Sosial Dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Siswa Terisolir Di SMP Negeri 5 Banguntapan. Konseling Edukasi: Journal of Guidance and Counseling.
Noviana, S., & Sakti, H. (2015). Hubungan Antara Peer Attachment Dengan Penerimaan Diri Pada Siswa-Siswi Akselerasi. Jurnal EMPATI, 4(2), 114–120. https://doi.org/10.14710/empati.2015.14901
Paramitha, S. A., Muslimah, P., Putra, M. R. A., & Alfarisi, U. (2022). Penyuluhan Edukasi Pengaruh Kenakalan Remaja terhadap Penyakit HIV/AIDS pada Remaja di SMPN 01 Pamijahan, Bogor. In Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ, 1. http://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaskat
Pikul, M. B., Stępień-Nycz, M., Szpak, M., Grygiel, P., Bosacki, S., Devine, R. T., & Hughes, C. (2021). Theory of Mind and Peer Attachment in Adolescence. Journal of Research on Adolescence, 31(4), 1202–1217. https://doi.org/10.1111/jora.12630
Purwati, M., & Rahmandani, A. (2018). Hubungan Antara Kelekatan pada Teman Sebaya dengan Stres Akademik pada Mahasiswa Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Diponegoro Semarang. Jurnal Empati, 7(2), 28–39.
Putri, T. S., & Novitasari, R. (2017). The Relationship Between Peer Attachment and Psychological Well - Being Of University Students. PSIKOLOGIKA: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi, 22. https://doi.org/https://doi.org/10.20885/psikologika.vol22.iss2.art8
Putriningsih, A., & Kusumaningrum, F. A. (2022). Peer Attachment And Emotion Regulation In Adolescents. Proceedings of International Conference on Psychological Studies (ICPSYCHE), 3. https://proceeding.internationaljournallabs.com/index.php/picis/index
Rahma, S. (2020). Self Concept pada Anggota Gerakan Pramuka SMA Negeri 1 Sojol. Kinesik, 7(1), 63.
Riggio, H. R., & Kwong, W. Y. (2009). Social skills, paranoid thinking, and social outcomes among young adults. Personality and Individual Differences, 47(5), 492–497. https://doi.org/10.1016/j.paid.2009.04.026
Septiningwulan, A. E., & Dewi, D. K. (2021). Hubungan antara Peer Attachment Dengan Penyesuaian Diri pada Mahasiswa Baru Psikologi UNESA selama Masa Pandemi. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 8(8).
Simanjorang, G. I. D., Rindengan, M. E., & Sengkey, S. B. (2024). Hubungan Peer Attachment dengan Stres Akademik Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado. Psikopedia, 5. https://doi.org/https://doi.org/10.53682/pj.v5i2.9101
Suprayitno, M. A., & Moefad, A. M. (2024). Peran Pendidikan Islam Terintegrasi dalam Pembentukan Karakter dan Keterampilan Sosial Generasi Muda Muslim di Era Globalisasi. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 7(2), 1763–1770. http://jiip.stkipyapisdompu.ac.id
Suyadi, Hindra, N., & Muadz. (2024). Komunikasi Organisasi Dewan Ambalan Gugus Depan SMA Negeri Kerjo Karanganyar Dalam Proses Pembentukan Mental Dan Karakter. Solidaritas:Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 8. https://ejurnal.unisri.ac.id/index.php/sldrts/article/view/10004/5633
Thahir, A. (2018). Psikologi Perkembangan.
Therriault, D., Lemelin, J. P., Toupin, J., & Déry, M. (2024). Peer attachment in adolescence: What are the individual and relational associated factors? Social Development. https://doi.org/10.1111/sode.12762
Usman, R. A., & Anggraini, R. (2020). Kendala dalam Pelaksanaan Ekstrakurikuler Pramuka untuk Membentuk Perilaku Disiplin Anggota Pramuka SMP Negeri 10 Padang. In Journal of Civic Education (Vol. 3, Nomor 2).
Wafroturrohmah, W., & Sulistiyawati, E. (2019). Manfaat Kegiatan Ekstra Kurikuler Dalam Pengembangan Kompetensi Sosial Siswa SMA. Manajemen Pendidikan, 13(2), 147–155.
Wahyuni, N. S. (2016). Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Kemampuan Bersosialisasi pada Siswa SMK Negeri 3 Medan. Jurnal Diversita, 2(2).
Yusdinar, P., & Manik, Y. M. (2023). Pengaruh Ekstrakurikuler Pramuka terhadap Pembentukan Karakter Siswa. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 3, 183–190. https://doi.org/10.47709/educendikia.v3i01.2407







