RELASI INTERPERSONAL ANTARA SUAMI DAN ISTRI YANG TINGGAL BERSAMA DI RUMAH ORANG TUA ISTRI (MATRILOKAL) DI KOTA JAMBI
DOI:
https://doi.org/10.61402/crj.v2i6.534Keywords:
Matrilokal, Relasi interpersonal, Suami istri dan orang tua istriAbstract
Relasi interpersonal suami istri yang tinggal bersama orang tua (matrilokal) memunculkan dinamika beragam. Tujuan penelitian kualitatif fenomenologi ini adalah menguraikan relasi dan faktor yang mempengaruhinya pada (3) pasangan. Hasilnya menunjukkan relasi intererpersonal ditandai oleh kepedulian dari pasangan/orang tua, tidak leluasa dengan pasangan, menjaga sikap di hadapan orang tua, membuat perencanaan masa depan, merasa bersalah dengan pasangan, keintiman dengan pasangan, peluapan emosi, dan menjadi penghubung/ penengah konflik. Faktor yang memengaruhi meliputi tinggal bersama orang tua, suasana hati, usia yang matang, perbedaan pola asuh, dan memprioritaskan orang tua/mertua daripada pasangan.
References
Alfaruqy, M. Z., & Indrawati, E. S. (2021). Keputusan Mengakhiri Relasi Suami-Istri: Sebuah studi fenomenologis. Psychopolytan : Jurnal Psikologi, 5(1), 8–19. https://doi.org/10.36341/psi.v5i1.1847.
Aprilyani, R., dkk. (2023). Psikologi Keluarga. Get Press Indonesia.
DeVito, J. A. (2015). Human communication: The basic course (13th ed.). Pearson.
Fatinah, N. T., Fitria, E., Hanifatunnisa, Unayah, U., & Ramanda, P. (2025). Psychological Well-Being Istri yang Tinggal Bersama Mertua di Kampung Pengasinan Kidul, Kabupaten Serang [Review of Psychological Well-Being Istri yang Tinggal Bersama Mertua di Kampung Pengasinan Kidul, Kabupaten Serang. PROSEMNASIPI, 2(1), 119–131. https://doi.org/10.62951/prosemnasipi.v2i1.133.
Lubis, S. (2021). Penggunaan Komunikasi fatis Pada Pernikahan Jarak Jauh. ANALITIKA, 13(2), 127–137. https://doi.org/10.31289/analitika.v13i2.5061.
Ludfi, L., & Fina, A. F. (2024). Dinamika Keterlibatan Orang Tua Dalam Rumah Tangga Anak: Studi Keluarga Patrilokal Dan Matrilokal Di Pamekasan. Jurnal Mediasas: Media Ilmu Syari’ah Dan Ahwal Al-Syakhsiyyah, 7(2), 508–526. https://doi.org/10.58824/mediasas.v7i2.200.
Mantrayani, D. H., & Putri, E. I. E. (2024). Penyesuaian Diri pada Menantu Perempuan yang Tinggal di Rumah Mertua. INCARE, International Journal of Educational Resources, 5(2), 130-143.
Permana, N. M. Z., & Aliyyatussa’adah, N. I. (2024). Eksplorasi Psikologis Relasi Pasangan Menikah Yang Tinggal Bersama Orang Tua/Mertua Di Indonesia. Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang, 4(2), 35–40. https://doi.org/10.36805/empowerment.v4i2.1176
Putri, N. E., & Priadi, M. a. G. (2024). Gambaran Psychological Well-Being Menantu Laki-Laki Yang Tinggal Bersama Mertua. Manasa, 13(1), 130–142. https://doi.org/10.25170/manasa.v13i1.5526
Rahman, F., Hayati, I. R., Mariah, K., & Sabrini, A. (2023). Psychological Well Being Perempuan yang Menikah Mencapai Kesejahteraan Psikologis Melalui Pernikahan. JIEGC Journal of Islamic Education Guidance and Counselling, 4(2), 70-80.
Sternberg, R. J. (1986). A triangular theory of love. Psychological Review, 93(2), 119–135. https://doi.org/10.1037/0033-295x.93.2.119
Syafitri, N. G. Y. (2022). Perbedaan Penyesuaian Diri Pada Awal Pernikahan Suku Gayo Dan Banjar. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan (Jurdikbud), 2(3), 227–234. https://doi.org/10.55606/jurdikbud.v2i3.554.
Utomo, A. B., & Syafaruddin, M. (2023). Manajemen Konflik Antara Pasangan Suami Istri Yang Tinggal Bersama Mertua Dalam Mewujudkan Keluarga Harmonis. Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online), 4(1), 344-354.







