Analysis of Subjective Well-Being Among Teachers at SLBN Prof. Dr. Sri Soedewi Masjchun Sofwan, S.H, Kota Jambi
DOI:
https://doi.org/10.61402/crj.v2i6.527Keywords:
Afek Positif, Afek Negatif, Aspek Kognitif, Guru SLB, Subjective Well-BeingAbstract
Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) memiliki tanggung jawab kompleks karena harus menangani anak berkebutuhan khusus dengan karakteristik yang beragam. Tuntutan kerja tinggi, beban emosional, serta keterbatasan sarana dan dukungan sosial dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis guru. Subjective well-being merupakan elemen penting yang mencerminkan kepuasan hidup serta keseimbangan emosi positif dan negatif dalam menjalankan peran profesional. Kondisi subjective well-being yang baik meningkatkan motivasi, ketahanan emosional, dan efektivitas kerja, sedangkan subjective well-being yang rendah dapat memicu stres, kelelahan emosional, dan penurunan kinerja. Penelitian ini bertujuan menggambarkan subjective well-being pada guru di SLBN Prof. Dr. Sri Soedewi Masjchun Sofwan, S.H Kota Jambi berdasarkan tiga aspek utama, yaitu aspek kognitif, positive affect, dan negative affect. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif, melibatkan 85 guru melalui total sampling. Instrumen menggunakan skala Subjective Well-Being berdasarkan teori Diener (1984) dengan 30 item. Hasil menunjukkan subjective well-being guru bervariasi pada seluruh kategori dengan distribusi relatif seimbang, dan sebagian besar berada pada kategori “Tinggi”. Variabel jenis kelamin menunjukkan hubungan bermakna (p = 0.002), sedangkan usia, lama bekerja, dan pendidikan terakhir tidak signifikan (p > 0.05). Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan psikososial dan pelatihan regulasi emosi bagi guru SLB.
References
Annur, C. M. (2022, November 24). Mayoritas guru di Indonesia adalah perempuan. Katadata DataBoks. https://databoks.katadata.co.id/pendidikan/statistik/acab6b38a8de90a/mayoritas-guru-di-indonesia-adalah-perempuan
Aviyah, E. N., & Farid, M. (2014). Hubungan kecerdasan emosional, dukungan sosial, dan subjective well-being pada guru Sekolah Luar Biasa. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, 3(1), 48–59.
Azwar, S. (2017). Reliabilitas dan validitas. Pustaka Pelajar.
Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi. (2023). Statistik pendidikan Provinsi Jambi tahun 2023. BPS Provinsi Jambi.
Campbell, A., Converse, P. E., & Rodgers, W. L. (1976). The quality of American life: Perceptions, evaluations, and satisfactions. Russell Sage Foundation.
Carr, A. (2011). Positive psychology: The science of happiness and human strengths (2nd ed.). Routledge.
Caturwangi, E., Budiyanto, & Wahyudi. (2020). Kompetensi profesional guru Sekolah Luar Biasa dalam melayani peserta didik berkebutuhan khusus. Jurnal Pendidikan Luar Biasa Indonesia, 7(1), 45–53.
Compton, W. C. (2018). An introduction to positive psychology (3rd ed.). Cengage Learning.
Costa, P. T., Jr., & McCrae, R. R. (1992). Revised NEO Personality Inventory (NEO-PI-R) and NEO Five-Factor Inventory (NEO-FFI) professional manual. Psychological Assessment Resources.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Diener, E. (1984). Subjective well-being. Psychological Bulletin, 95(3), 542–575. https://doi.org/10.1037/0033-2909.95.3.542
Diener, E. (2000). Subjective well-being: The science of happiness and a proposal for a national index. American Psychologist, 55(1), 34–43. https://doi.org/10.1037/0003-066X.55.1.34
Diener, E., Emmons, R. A., Larsen, R. J., & Griffin, S. (1985). The Satisfaction With Life Scale. Journal of Personality Assessment, 49(1), 71–75. https://doi.org/10.1207/s15327752jpa4901_13
Diener, E., Lucas, R. E., & Oishi, S. (2009). Subjective well-being: The science of happiness and life satisfaction. In S. J. Lopez & C. R. Snyder (Eds.), Oxford handbook of positive psychology (pp. 187–194). Oxford University Press.
Diener, E., Lucas, R. E., & Oishi, S. (2018). Advances and open questions in the science of subjective well-being. Nature Human Behaviour, 2(4), 269–270. https://doi.org/10.1038/s41562-018-0307-6
Diener, E., Oishi, S., & Tay, L. (2018). Advances in subjective well-being research. Nature Human Behaviour, 2(4), 253–260. https://doi.org/10.1038/s41562-018-0307-6
Diener, E., Pressman, S. D., Hunter, J., & Delgadillo-Chase, D. (2017). If, why, and when subjective well-being influences health, and future needed research. Applied Psychology: Health and Well-Being, 9(2), 133–167.
Dong, X. (2025). The impact of education on subjective well-being: A meta-analysis based on 59 empirical studies. Frontiers in Psychology, 16, Article 1651896. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1651896
Fitriani, N. (2020). Subjective well-being pada guru ditinjau dari tuntutan emosional dan dukungan organisasi. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 7(2), 112–121.
Fredrickson, B. L. (2001). The broaden-and-build theory of positive emotions. American Psychologist, 56(3), 218–226. https://doi.org/10.1037/0003-066X.56.3.218
Fredrickson, B. L. (2009). Positivity. Crown.
Hamdana, N. (2015). Subjective well-being dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Jurnal Psikologi Islami, 2(1), 15–27.
Haryanto. (2019). Tantangan guru pendidikan luar biasa dalam menangani anak berkebutuhan khusus. Jurnal Pendidikan Khusus Indonesia, 6(2), 112–121.
Haryanto, T., & Siregar, R. (2020). Beban peran dan tekanan psikologis pada guru SLB. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 10(1), 33–42.
Holzer, J., Grützmacher, L., Lüftenegger, M., & Schober, B. (2024). Teacher emotions, instructional behavior, and student well-being. Learning and Instruction, 92, 101926. https://doi.org/10.1016/j.learninstruc.2024.101926
Indriani, N. (2022). Iklim kerja, penghargaan pimpinan, dan emosi negatif pada guru SLB. Jurnal Manajemen Pendidikan, 7(2), 115–126.
Karimah, L. N. (2023). Kesejahteraan subjektif guru SLB ditinjau dari beban kerja dan dukungan sosial. Jurnal Psikologi dan Pendidikan, 9(1), 33–44.
Khairat, A., & Adiyani, R. (2015). Subjective well-being pada guru Sekolah Luar Biasa ditinjau dari dukungan sosial dan religiusitas. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 3(2), 182–190.
Krejcie, R. V., & Morgan, D. W. (1970). Determining sample size for research activities. Educational and Psychological Measurement, 30(3), 607–610. https://doi.org/10.1177/001316447003000308
Kreuzfeld, S., & Seibt, R. (2022). Gender-specific aspects of teachers regarding working behavior and early retirement. Frontiers in Psychology, 13, 829333. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.829333
Lazarus, R. S. (1991). Emotion and adaptation. Oxford University Press.
Li, J., & Zhang, X. (2025). Promoting teacher well-being: The influence of the PERMA model and innovative work behavior on job satisfaction in physical education. ResearchSquare (Preprint). https://doi.org/10.21203/rs.3.rs-7125889/v1
Lyubomirsky, S. (2018). The how of happiness. Penguin Press.
Lyubomirsky, S., King, L., & Diener, E. (2005). The benefits of frequent positive affect. Psychological Bulletin, 131(6), 803–855. https://doi.org/10.1037/0033-2909.131.6.803
Mitchell, J., Vella-Brodrick, D. A., & Klein, B. (2015). Positive psychology interventions in education. Educational Psychology Review, 27(1), 1–34.
Muthmainnah, S., & Nurlaela, E. (2022). Beban emosional dan afek negatif pada guru pendidikan khusus: Peran dukungan keluarga. Jurnal Psikologi Terapan, 10(2), 89–100.
Nope, Y. B., Oktaviani, N. M., & Fitriani, S. (2025). Self-esteem, social support, and subjective well-being among teachers. Jurnal Konseling Indonesia, 10(1). (Lengkapi halaman & DOI sesuai artikel asli.)
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.
Nurendra, A., & Purnamasari, I. (2017). Etika penelitian psikologi. Universitas Airlangga Press.
OECD. (2025a). Sustaining the teaching profession: Results from TALIS 2024. https://www.oecd.org/en/publications/results-from-talis-2024_90df6235-en/full-report/sustaining-the-teaching-profession_c761a598.html
OECD. (2025b). TALIS 2024: Insights and interpretations (A. Schleicher, Ed.). OECD Publishing. https://www.oecd.org/content/dam/oecd/en/publications/support-materials/2025/10/results-from-talis-2024_28fbde1d/WEB_TALIS2024_Insights_and_interpretations.pdf
Ostermeier, T. C. J., Koops, W., & Peccei, R. (2023). Job demands, resources, and teachers’ subjective well-being. Review of Education, 11(3), e3416. https://doi.org/10.1002/rev3.3416
Periantalo, J. (2020). Metodologi penelitian kuantitatif untuk psikologi dan pendidikan. Deepublish.
Periantalo, J. (2023). Teknik sampling dalam penelitian kuantitatif. Deepublish.
Permendiknas Republik Indonesia. (2008). Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru Pendidikan Khusus. Kementerian Pendidikan Nasional.
Putri, I., & Widuri, E. L. (2021). Kompetensi pedagogik, dukungan organisasi, dan afek positif guru. Jurnal Psikologi Pendidikan Indonesia, 10(3), 205–214.
Rahmawati, D., & Prasetyo, A. (2019). Faktor-faktor yang memengaruhi subjective well-being pada guru sekolah dasar. Jurnal Empati, 8(4), 345–356.
Rakhman, A. N., Siregar, N., & Nisa, K. (2018). Dukungan sosial dan subjective well-being pada guru SD. Jurnal Psikologi, 14(1), 25–36.
Rizka, A., & Kusumaningrum, F. A. (2019). Kebersyukuran dan kesejahteraan subjektif pada guru SLB. Jurnal Psikologi Empiris dan Teoritis, 4(2), 133–142.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2022). Organizational behavior (18th ed.). Pearson.
Rusydi, M. (2023). Influence of self-efficacy and resilience on subjective well-being of teachers. Jurnal Pendidikan Edutama, 10(2), 125–136. https://doi.org/10.30734/jpe.v10i2.1915
Sari, M., & Amalia, F. (2021). Subjective well-being guru di sekolah inklusi. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, 10(1), 23–34.
Sari, M. Y., & Fathurrahman, F. (2023). Iklim kerja positif dan stres emosional pada guru SLB. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 12(1), 45–55.
Santrock, J. W. (2014). Life-span development (14th ed.). McGraw-Hill Education.
Setiawan, H. (2020). Kompetensi guru SLB dalam menghadapi anak berkebutuhan khusus. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 10(2), 77–86.
SLB Negeri Prof. Dr. Sri Soedewi Masjchun Sofwan, S. H. (2023). Profil sekolah dan data guru tahun ajaran 2024/2025. SLB Negeri Sri Soedewi Kota Jambi.
Sri Wahyuni. (2018). Rasa syukur dan subjective well-being pada guru honorer. Jurnal Psikologi dan Konseling, 5(2), 75–84.
Steel, P., Schmidt, J., & Shultz, J. (2019). Negative affect, job satisfaction, and burnout. Journal of Vocational Behavior, 115, 103313.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian pendidikan. Alfabeta.
Sugiyono. (2019). Statistika untuk penelitian. Alfabeta.
Sulastri, D., & Raharjo, T. (2021). Stres kerja pada guru pendidikan khusus dan peran dukungan sosial. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, 10(1), 1–12.
Titi Pratitis. (2013). Panduan praktis penyusunan proposal dan laporan penelitian psikologi. Universitas Airlangga.
Utami, A. A. I. D. A. (2024). Burnout among EFL teachers in Indonesia. Teaching of English as a Foreign Language (TATEFL) Journal. https://jurnal.stkipahsingaraja.ac.id/index.php/tatefl/article/view/691
Veenhoven, R. (2011). Happiness, life satisfaction, and subjective well-being. In K. C. Land, A. C. Michalos, & M. J. Sirgy (Eds.), Handbook of social indicators and quality of life research (pp. 63–77). Springer. https://doi.org/10.1007/978-94-007-2421-1_3
Wardani, I. G. A. K. (2019). Guru pendidikan luar biasa dan perannya dalam pengembangan anak berkebutuhan khusus. Jurnal Pendidikan Khusus Indonesia, 6(1), 12–20.
Wang, X., Zhao, Y., & Liu, H. (2025). Time poverty and teacher subjective well-being. Frontiers in Psychology, 16, 1513417. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1513417
Watson, D., Clark, L. A., & Tellegen, A. (1988). Development and validation of the PANAS scales. Journal of Personality and Social Psychology, 54(6), 1063–1070. https://doi.org/10.1037/0022-3514.54.6.1063
Widarna, D. W. L. P., Niagara, S. T., & Nuraeni, D. A. (2023). Pelatihan regulasi emosi pada guru SLB untuk meningkatkan subjective well-being. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Pengembangan, 12(2), 87–97.
Wulandari, T. (2013). Masa kerja dan subjective well-being pada guru SLB. Aspirasi, 4(2), 119–130.
Zhu, H., Wu, D., & Zhou, Y. (2025). Time poverty and teachers’ subjective well-being: The mediating role of emotional exhaustion. Education and Information Technologies. https://doi.org/10.1007/s10639-024-13207-8







