Paparan Standar Kecantikan Instagram dalam Pembentukan Self-Objectification pada Mahasiswi di Kota Jambi

Authors

  • Rani Rahmawati Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi
  • Rion Nofrianda Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi
  • Beny Rahim Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.61402/crj.v2i6.514

Keywords:

Standar Kecantikan, Self-Objectification, Mahasiswi di Kota Jambi, Instagram.

Abstract

Media sosial, khususnya Instagram merupakan salah satu platform yang memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan persepsi kecantikan pada perempuan muda. Paparan yang berkelanjutan terhadap tampilan fisik yang dianggap ideal seperti tubuh langsung, kulit cerah, dan fitur wajah menarik dapat memengaruhi cara mahasiswi memandang dan menilai tubuh mereka sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara standar kecantikan dan self-objectification pada mahasiswi pengguna Instagram di Kota Jambi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan melibatkan 132 partisipan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dengan dua instrumen, yaitu skala standar kecantikan yang disusun oleh Dewanto dan Prabowo, serta Self-Objectification Scale yang diadaptasi dari Syita Astilla dan teman-teman. Analisis data dilakukan menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara standar kecantikan dan self-objectification (r = 0.752; p < 0.001) yang berarti semakin tinggi internalisasi standar kecantikan, maka semakin besar kecenderungan individu mengalami self-objectification. Temuan ini menegaskan peran media sosial dalam memengaruhi persepsi tubuh perempuan serta pentingnya literasi media dan pendidikan penerimaan diri di kalangan mahasiswi.

References

Astila, S., Lukman, & Murdiana, S. (2021). Hubungan antara Self-Compassion dengan Self-Objectification Pada Remaja Pengguna Instagram di Makassar. Jurnal Psikologi Talenta Mahasiswa, 1(1).

Dewanto, I. T., & Prabowo, P. D. (2024). Apakah Standar Cantik adalah Fisik? Mendefinisikan Ulang Kecantikan Perempuan Menurut Kidung Agung 1:5-6. Pistis: Jurnal Teologi Terapan, 24(1), 14–29. https://doi.org/10.51591/pst.v24i1.160

Feroza, C. S., & Misnawati, D. (2021). Penggunaan Media Sosial Instagram Pada Akun @Yhoophii_Official Sebagai Media Komunikasi Dengan Pelanggan. Jurnal Inovasi, 15(1), 54–61. https://doi.org/10.33557/ji.v15i1.2204

Fredrickson, B. L., & Roberts, T. A. (1997). Objectification Theory: Toward understanding women’s lived experiences and mental health risks. Psychology of Women Quarterly, 21(2), 173–206. https://doi.org/10.1111/j.1471-6402.1997.tb00108.x

McKinley, N. M., & Hyde, J. S. (1996). The objectified body consciousness scale development and validation. Psychology of Women Quarterly, 20(2), 181–215. https://doi.org/10.1111/j.1471-6402.1996.tb00467.x

Moradi, B., & Huang, Y. P. (2008). Objectification theory and psychology of women: A decade of advances and future directions. Psychology of Women Quarterly, 32(4), 377–398. https://doi.org/10.1111/j.1471-6402.2008.00452.x

Saraswati, L. A. (2017). Putih: warna kulit, ras, dan kecantikan di Indonesia transnasional. Marjin Kiri.

Syifa, L. N., Sihotang, Y. F., Nastain, M., & Fariha, N. F. (2024). Pengaruh Standar Kecantikan oleh Influencer Terhadap Identitas Diri Mahasiswa. 1(2), 100–108.

Tiggemann, M., & Slater, A. (2013). NetGirls: The internet, facebook, and body image concern in adolescent girls. International Journal of Eating Disorders, 46(6), 630–633. https://doi.org/10.1002/eat.22141

Downloads

Published

2025-11-15

How to Cite

Rani Rahmawati, Rion Nofrianda, & Beny Rahim. (2025). Paparan Standar Kecantikan Instagram dalam Pembentukan Self-Objectification pada Mahasiswi di Kota Jambi. Crossroad Research Journal, 2(6), 85–94. https://doi.org/10.61402/crj.v2i6.514

Issue

Section

Articles