Hubungan Penyesuaian Diri dan Kemampuan Koping pada Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Muara Sabak

Authors

  • Rachel Natasha Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi
  • Nurul Hafizah Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi
  • Marlita Andhika Rahman Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.61402/crj.v2i6.507

Keywords:

Penyesuaian Diri, Kemampuan Koping, Warga Binaan Pemasyarakatan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penyesuaian diri dan kemampuan koping pada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 110 WBP yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner cetak dengan instrumen skala penyesuaian diri yang disusun berdasarkan teori Atwater (1983) dan Brief COPE yang dikembangkan oleh Carver (1997) serta diadaptasi oleh Siaputra dkk. (2023). Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara penyesuaian diri dan kemampuan koping (r = -0,018; p = 0,848). Mayoritas responden berada pada kategori sedang untuk kedua variabel. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penyesuaian diri tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kemampuan koping pada WBP di Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak.

References

Arafat, S. M. Y., Kar, S. K., Abhayanayake, C., Sharma, P., & Marthoenis, M. (2024). Prison mental health in South-East Asia: A narrative review. Brain and Behavior, 14(8), 1–12. https://doi.org/10.1002/brb3.70004

Atwater, E. (1983). Psychology of adjustment : personal growth in a changing world. Englewood Cliffs, N.J. : Prentice-Hall. https://archive.org/details/psychologyofadju0000atwa/page/n9/mode/2up

Ayuningtyas, D. P. (2020). Kecerdasan Emosional dan Koping Stres Dengan Penyesuaian Diri Pada Ibu yang Memiliki Anak Autis. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 8(3), 498. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v8i3.5379

Carver, C. S. (1997). You want to measure coping but your protocol’s too long: Consider the brief COPE. International Journal of Behavioral Medicine, 4(1), 92–100. https://doi.org/10.1207/s15327558ijbm0401_6

Fahreza, G. M., & Muhammad, A. (2023). Optimalisasi Layanan Kesehatan Mental Bagi Narapidana di Lapas Perempuan Kelas IIA Pekanbaru. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 1(4), 26–31. https://doi.org/10.5281/zenodo.10113150

Fahrezi, M., Wibowo, H., Irfan, M., & Humaedi, S. (2020). Peran Pekerja Sosial Dalam Meningkatkan Kemampuan Coping Stres Masyarakat. Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial, 3(1), 53. https://doi.org/10.24198/focus.v3i1.28730

Hairina, Y., & Komalasari, S. (2017). Kondisi Psikologis Narapidana Narkotika Di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas II Karang Intan, Martapura, Kalimantan Selatan. Jurnal Studia Insania, 5(1), 94. https://doi.org/10.18592/jsi.v5i1.1353

Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). STRESS, APPRAISAL, ANC COPING. Springer Publising Company

Melati, A., & Wibowo, P. (2023). Pengaruh Penyesuaian Diri terhadap Tingkat Stres Narapidana Seumur Hidup di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains, 12(02). https://doi.org/10.19109/intelektualita.v12i002.19825

Meyers, T. J., Fahmy, C., & Wright, K. A. (2024). Coping with incarceration: examining the longitudinal relationship between individual coping styles and mental health outcomes. Journal of Mental Health, 33(1), 14–21. https://doi.org/10.1080/09638237.2022.2118693

Mu’jizatullah, S. W. (2019). Pengaruh Penyesuaian Diri dan Dukungan Sosial Terhadap Stres Pada Warga Binaan Pemsyarakatan Wanita (Di Rutan Kelas II B Balikpapan). Psikoborneo, 7(2), 181–189.

Muarifah, A., & Barida, M. (2018). Correlational model of coping strategy, social interaction, and self-adjustment. Psikopedagogia: Jurnal bimbingan dan konseling, 7(2), 58–66. http://journal.uad.ac.id/index.php/PSIKOPEDAGOGIA

Pat, P., Edin, K., Jegannathan, B., San Sebastian, M., & Richter Sundberg, L. (2023). “Overcrowded but lonely”: exploring mental health and well-being among young prisoners in Cambodia. International Journal of Prisoner Health, 19(4), 628–640. https://doi.org/10.1108/IJPH-02-2023-0011

Shulman, E., & Cauffman, E. (2012). Coping with incarceration: How do juvenile offenders adjust. Journal of Research on Adolescence, 21(4), 818–826. https://doi.org/10.1111/j.1532-7795.2011.00740.x.Coping

Siaputra, I. B., Rasyida, A., Ramadhanty, A. M., & Triwijati, N. K. E. (2023). Exploring the usefulness of the Brief COPE in clinical and positive psychology: A discriminant content validity study. Psikohumaniora, 8(1), 163–180. https://doi.org/10.21580/pjpp.v8i1.15063

Downloads

Published

2025-10-29

How to Cite

Rachel Natasha, Nurul Hafizah, & Marlita Andhika Rahman. (2025). Hubungan Penyesuaian Diri dan Kemampuan Koping pada Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Muara Sabak. Crossroad Research Journal, 2(6), 19–27. https://doi.org/10.61402/crj.v2i6.507

Issue

Section

Articles