Hubungan antara Perilaku Prososial dan Perilaku Bystander dalam Fenomena Bullying pada satu SMA X Boarding School di Jambi
Keywords:
perilaku prososial, perilaku bystander, bullying, siswa SMA, boarding schoolAbstract
Bullying merupakan salah satu fenomena sosial yang masih sering ditemukan di lingkungan pendidikan, termasuk sekolah berasrama. Dalam situasi perundungan, kehadiran bystander atau pengamat memiliki peran penting, baik dalam memperkuat maupun menghentikan perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku prososial dan perilaku bystander dalam fenomena bullying di salah satu SMA X Boarding School di Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian berjumlah 71 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Skala Perilaku Prososial dan Skala Perilaku Bystander yang disusun berdasarkan teori Eisenberg dan Latane. Analisis data dilakukan menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara perilaku prososial dan perilaku bystander (r = -0,416; p < 0,001). Artinya, semakin tinggi perilaku prososial siswa, maka semakin rendah kecenderungan mereka menjadi bystander pasif dalam situasi bullying. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai prososial dalam pendidikan karakter untuk mengurangi fenomena perundungan di sekolah.
References
Eisenberg, N., & Mussen, P. H. (1989). The Roots of Prosocial Behavior in Children. Cambridge University Press.
Huang, Y., Chen, X., & Wang, L. (2020). The Role of Prosocial Behavior in Reducing Bullying and Promoting Defender Behavior in Adolescents. Child Development Research, 8(2), 145–156.
Latane, B., & Darley, J. M. (1968). Group Inhibition Of Bystander Intervention in emergencies. Columbia University New York University. Vol 10, No 3, 215-221.
Levantini, V., Gelati, C., & Camodeca, M. (2024). Defending Behavior In School Bullying: The Role Of Empathic Self-Efficacy, Social Preference, And Student-Teacher Relationship. Social Psychology of Education, 27(4), 2015–2029. https://doi.org/10.1007/s11218-024-09892-5
Mutiara Khairunnisa, Y. I. A. (2025). Hubungan Bystander Effect Dengan Perilaku Prososial Pada Siswa SMP X Bukittinggi. Nusantara: jurnal ilmu pengetahuan sosial, 12(1), 248-225.
Nickerson, A. B., Mele, D., & Princiotta, D. (2014). Attachment and Empathy as Predictors of Roles as Defenders or Bystanders in Bullying Interactions. Journal of School Psychology, 52(2), 207–217.
Rochmadi, I., Hayati, S., & Gismin, S. S. (2025). Perilaku Altruisme dan Bystander Effect: Studi Korelasional pada Masyarakat di Kota Makassar. Jurnal Psikologi Karakter, 5(1), 273–282. https://doi.org/10.56326/jpk.v5i1.6339
Zaldi, D. N., & Heng, P. H. (2025). Hubungan Antara Bystander Effect Dengan Perilaku Prososial Pada Individu Dewasa Awal. Innovative: journal of social sciene research,5(3),6364-6374. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i3.19955







