Filsafat Budaya Bangsa dan Implementsi Nilai Pancasila dalam Mengatasi Permasalahan Moral di Mandailing Natal
DOI:
https://doi.org/10.61402/crj.v2i5.476Keywords:
Filsafat Budaya, Nilai Pancasila, Permasalahan MoralAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara filsafat budaya bangsa dan implementasi nilai Pancasila dalam mengatasi permasalahan moral yang dihadapi masyarakat di Mandailing Natal. Masyarakat di daerah ini menghadapi sejumlah permasalahan moral, termasuk ketidakadilan sosial, konflik antar kelompok dan konflik antar sesama, serta penurunan nilai-nilai etika yang membahayakan keharmonisan sosial. Dalam konteks ini, filsafat budaya bangsa yang berlandaskan pada Pancasila dapat memberikan solusi dalam memperbaiki keadaan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggali bagaimana penerapan nilai-nilai Pancasila, seperti keadilan sosial, persatuan, dan kemanusiaan, dapat mengatasi masalah moral di Mandailing Natal. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai lokal Mandailing Natal dengan Pancasila dapat memperkuat moralitas masyarakat dan mendorong terciptanya kehidupan sosial yang lebih adil erat dan harmonis. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan serta menjadikan gambaran dalam upaya penguatan nilai moral di Mandailing Natal melalui penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
References
Bertens, K. (2001). Filsafat Barat Abad XX. Jakarta: Gramedia. Bertens, K. (2006). Pengantar Filsafat. Jakarta : Gramedia.
Daroeso, S. (1986). Moral dalam Kehidupan Masyarakat. Jakarta : Rajawali Press.
Detikcom. (2024). Deretan Fakta Pria Bunuh Ibu Kandung di Madina Gegara Tak Diberi Uang. Retrieved Desember 12, 2024, from https://www.detik.com/sumut/hukum-dan-kriminal/d- 7647236/deretan-fakta-pria-bunuh-ibu-kandung-di-madina-gegara-tak-diberi-uang.
Dooyeweerd, H. (2003). Filsafat Moral. Yogyakarta: Kanisius.
Harahap, I. A. (2021). Fenomena Sampuraga Perspektif Masyarakat Desa Sirambas Kabupaten Mandailing Natal. Studia Sosia Religia, 34–44. Retrieved from http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/ssr.
Kaelan. (2013). Pendidikan Pancasila. Yogyakarta: Paradigma.
Kirom, S. (2011). Filsafat ilmu dan arah pengembangan Pancasila: Relevansinya dalam mengatasi persoalan kebangsaan. Jurnal Filsafat.
Koentjaraningrat. (1985). Pengantar Antropologi Budaya. Jakarta: Gramedia. Koentjaraningrat. (2009). Kebudayaan Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka.
Polri, D. H. (n.d.). (2024). Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Seorang di Mandailing Natal. Retrieved Desember 12, 2024, from https://mediahub.polri.go.id/image/detail/57543- polisi-tangkap-pelaku-pembunuhan-seorang-di-mandailing-natal.
Soekarno, I. (2005). Pancasila sebagai Dasar Negara. Jakarta: Yayasan Pendidikan. Sutono, A. &. (2019). Aksiologi Pancasila. Jurnal Ilmiah CIVIS, 67–86.
Tilaar, H. A. (2004). Membangun Pendidikan Nasional dalam Era Globalisasi. Jakarta : Rineka Cipta.
Tilaar, H. A. (2004). Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jakarta : PT Gramedia.
Windari, S. &. (2021). Filsafat dalam sistem nilai Pancasila. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial , 9–15.







