Penjangkauan Remaja Broken Home: Pendekatan Teologis, Psikologis dan Digital

Authors

  • Soraya Aldilla Sekolah Tinggi Teologi Internasional Harvest,Tangerang

DOI:

https://doi.org/10.61402/crj.v2i2.354

Keywords:

Broken home, remaja, teologi pastoral, psikologi remaja, digitalisasi gereja, pemuridan., ]

Abstract

Fenomena broken home terus meningkat dan memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan mental, sosial, dan spiritual remaja. Gereja memiliki peran penting dalam menjangkau dan membimbing remaja yang mengalami ketidakstabilan keluarga melalui pendekatan teologis, psikologis, dan digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak broken home terhadap remaja serta mengeksplorasi strategi efektif dalam pelayanan gereja.

Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif literatur, yang mengkaji berbagai sumber akademik, termasuk jurnal ilmiah, artikel penelitian, dan laporan institusional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang efektif dalam menjangkau remaja broken home mencakup pendekatan spiritual berbasis Harvest Theology, pemanfaatan media digital sebagai sarana pemuridan, serta penguatan program pendampingan yang berkelanjutan.

Rekomendasi yang diberikan mencakup peningkatan pelatihan bagi pendamping rohani, optimalisasi media sosial untuk pelayanan, serta kolaborasi dengan lembaga sosial dan pemerintah. Dengan strategi ini, gereja diharapkan dapat lebih efektif dalam memberikan bimbingan, dukungan, dan pendampingan bagi remaja broken home.

References

American Psychological Association (APA). (2023). The Effects of Divorce on Adolescents: A Psychological Perspective. Washington, DC: APA Publishing.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2024). Laporan Statistik Perceraian di Indonesia 2024. Jakarta: BPS.

Hafiza, R., & Mawarpury, M. (2018). Dampak Psikologis Remaja dari Keluarga Broken Home. Jurnal Psikologi Remaja, 5(2), 45-58.

Kim, K. (2024). Pastoral Care for Broken Home Youth in Digital Era. Theological Journal of Youth Ministry, 11(1), 55-78.

Norheim, J., Petersen, L., & Olsen, B. (2024). Community-Based Support for Youth from Broken Homes: A Literature Review. International Journal of Youth Studies, 18(4), 200-225.

Santoso, F., & Huwae, M. (2023). Resiliensi Remaja dalam Menghadapi Konflik Keluarga. Indonesian Journal of Family Studies, 12(3), 78-95.

Stevany, R., & Silalahi, D. (2024). Pemanfaatan Media Digital dalam Pelayanan Gereja untuk Remaja. Jurnal Teologi dan Teknologi, 8(1), 33-50.

Downloads

Published

2025-04-14

How to Cite

Soraya Aldilla. (2025). Penjangkauan Remaja Broken Home: Pendekatan Teologis, Psikologis dan Digital. Crossroad Research Journal, 2(2), 86–104. https://doi.org/10.61402/crj.v2i2.354

Issue

Section

Articles