Penerapan Fisika dalam Proses Perawatan Pasien Diabetes Melitus

Authors

  • Meifta Farel Annastasya Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Meisy monika niwa lapir Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Miftaqul Dhea Puspita Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Muh azriel pratama iswanto Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Muhammad Vyas Pandya Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Liss Dyah Dewi Arini Universitas Duta Bangsa Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.61402/crj.v2i1.278

Keywords:

Penerapan fisika, diabetes melitus, teknologi medis, glucometer, sensor darah, pemantauan glukosa, fisika medis.

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah gangguan metabolic yang mempengaruhi dampak jangka Panjang pada berbagai system tubuh, termasuk pembuluh darah, ginjal, dan saraf. Proses perawatan penyandang diabetes melitus melibatkan pemantauan dan pengelolaan kadar glukosa darah serta pencegahan komplikasi yang lebih serius. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan dalam perawatan diabetes adalah fisika medis, khusunya dalam hal penggunaan teknologi alat medis untuk pemantauan dan pengobatan. Berbagai perangkat seperti glucometer, sensor darah, dan teknologi pemantauan berbasis cahaya atau gelombang elektromagnetik dapat mempermudah diagnosis dan pengelolaan penyakit ini. Hal ni dapat mengulas penerapan prinsip fisika dalam perawtaan diabetes melitus serta perkembangan teknologi medis yang mendukung pengobatan dan pengelolaan penyalit ini.

References

Glukosa: Tinjauan Pemantauan Glukosa Berkelanjutan dan Teknik Non-invasif. Jurnal Sains dan Teknologi Diabetes, 15(2), 340-353.

Koul, P. A., Khan, M. Y., & Ashraf, S. (2020). Gelombang Elektromagnetik dalam Pencitraan dan Diagnostik Medis. Transaksi IEEE tentang Pencitraan Medis, 39(11), 3852-3862

Jensen, M. D., & Diabetes Control and Complications Trial Research Group. (2020). Penggunaan Sensor Glukosa Non-Invasif dalam Manajemen Diabetes. The Lancet Diabetes & Endokrinologi, 8(5), 394-400.

Kumar, N., & Singh, S. (2019). Aplikasi Teknologi Optik dalam Manajemen Diabetes. Jurnal Internasional Fisika Medis dan Teknik Medis, 40(3), 312-325.

Wang, L., & Sundararajan, V. (2022). Pengembangan Perangkat Pemantauan Glukosa Non-Invasif: Tantangan dan Peluang. Jurnal Perangkat Medis dan Teknik, 8(4), 245-258.

Asosiasi Diabetes Amerika. (2023). Standar Perawatan Medis pada Diabetes—2023. Perawatan Diabetes, 46(Suplemen 1), S10-S32.

Tan, S. H., & Wang, Z. (2021). Teknologi Baru dalam Penginderaan Glukosa dan Perannya dalam Perawatan Diabetes. Teknologi & Terapi Diabetes, 23(2), 129-139.

Zhang, W., Li, Z., & Liu, Y. (2020). Kemajuan Teknologi dalam Pemantauan Glukosa Berkelanjutan: Tinjauan Keadaan Saat Ini dan Arah Masa Depan. Sensors, 20(3), 746-760.

Gadallah, M. A., & Abdallah, R. M. (2021). Teknologi Perawatan Kesehatan Cerdas untuk Manajemen Diabetes: Tinjauan. Perangkat Medis: Bukti dan Penelitian, 14, 55-63.

Sanz, M. (2022). Fisika dan Kedokteran: Dari Komplikasi Diabetes hingga Diagnostik Baru. Fisika dalam Kedokteran dan Biologi, 67(11), 01-19.

Downloads

Published

2025-01-25

How to Cite

Meifta Farel Annastasya, Meisy monika niwa lapir, Miftaqul Dhea Puspita, Muh azriel pratama iswanto, Muhammad Vyas Pandya, & Liss Dyah Dewi Arini. (2025). Penerapan Fisika dalam Proses Perawatan Pasien Diabetes Melitus. Crossroad Research Journal, 2(1), 122–128. https://doi.org/10.61402/crj.v2i1.278