Pemberantasan Femisida di Meksiko: Kebijakan Kriminal yang Tertunda dan Dampak Sosialnya

Authors

  • Zul Khaidir Kadir Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61402/crj.v2i1.263

Keywords:

Femisida; Meksiko; Kebijakan Kriminal.

Abstract

Femisida merupakan kejahatan yang menyerang perempuan sebagai korbannya. Di Meksiko, jumlah perempuan yang dibunuh karena gender mereka meningkat secara konsisten selama dekade terakhir. Sayangnya, banyak kasus tidak dilaporkan, salah diklasifikasikan, atau tidak diinvestigasi yang menciptakan hambatan besar dalam memberikan keadilan bagi korban. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan konseptual. Metode pengumpulan data dikumpulkan dengan menggunakan studi kepustakaan, lalu dianalisis menggunakan metode kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa femisida di Meksiko merupakan cerminan dari kegagalan sistemik yang berakar pada ketimpangan gender, lemahnya institusi penegak hukum, dan budaya impunitas yang mengakar dalam masyarakat. Meskipun upaya legislasi telah dilakukan dengan mengakui femisida sebagai kejahatan pidana khusus, implementasinya masih jauh dari memadai. Reformasi kebijakan di Meksiko harus berfokus pada harmonisasi hukum di seluruh wilayah, peningkatan kapasitas institusional, penguatan mekanisme pengawasan independen untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas. Selain itu langkah preventif diperlukan agar dapat menciptakan sistem peradilan pidana yang lebih adil serta masyarakat yang setara dan bebas dari kekerasan berbasis gender.

References

Albana Metaj-Stojanova, Femicide-The Most Extreme Form of Violence Against Women, Knowledge International Journal, Vol. 40, No. 6, 2020, hlm 1071-1076.

Alejandra Araiza Diaz, Flor Carina Vargas Martinez, dan Uriel Medecigo Daniel, La Tipificacion del Feminicidio em Mexico. Un Dialogo Entre Argumentos Sociologicos y Juridicos, Plos One, Vol. 18, No. 12, 2023, hlm 1-20.

Ana Lorena Jiménez Preciado dan Cesar Gurrola Rios, Characterising Crime Incidence in Mexico: A Hierarchical Linkagel Clustering Analysis, Institution and Economies, Vol. 14, No. 4, 2022, hlm 25-54.

Assiye Aka, The Perception of Femicide from the Third Party’s Perspective: An Analysis on Justice/Injustice in Turkiye, Sociology Mind, Vol. 13, No. 3, 2023, hlm 123-144.

Cecilia Martinez Gomez, La Estructura Patriarcal y La Constante Violencia Contra Las Mujeres em Mexico, Ciencia Juridica, Vol. 11, No. 21, 2022, hlm 87-105.

Chiara Stassi, Marco La Mantia, Giuseppe Francesco Lo Re, Valentina Martines, Stefania Zerbo, Giuseppe Davide Albano, Ginevra Malta, dan Antonina Argo, Femicide Circumstances and Harmfulness: Case Report and Focusing Review, Diagnostics, Vol. 14, No. 1, 2024, hlm 1-8.

Eva Selene Hernandez Gress, Martin Flegl, Aleksandra Krstikj, dan Christina Boyes, Femicide in Mexico: Statistical Evidence of an Increasing Trend, Plos One, Vol. 18, No. 1, 2023, hlm 1-20.

Giselle Figueroa, Rethinking ‘Femicide’: The Role of Organized Crime Groups in Increased Rates of Femicide in Mexico, Willam & Mary, Vol. 5, No. 1, 2023, hlm 1-52.

Hava Dayan, Chen Kugel, dan Guy Enosh, Exploring Homicide Diversity: Femicide Across Sociocultural Groups, Crime & Delinquency, Vol. 70, No. 1, 2022, hlm 234-256.

Kiki Tanlim, Surya Nita, dan Ahmad Ibrahim Badry, Dynamics of Progressive Law Implementation in Indonesia: Prospects and Challenges of Law in the Era of Industrial Society 4.0, Pena Justisia, Vol. 23, No. 1, 2024, hlm 1-23.

Majida Lubura, Concept of Femicide and Importance of Its Legal Regulation, Strani Pravni Vzivot, Vol. 1, No.3, 2017, hlm 115-130.

Myrna Dawson, Haleakala Angus, dan Angelika Zecha, Identifying Femicide Using the United Nations Statistical Frameworks: Exploring the Feasibility of Sex/Gender-Related Motives and Indicators to Inform Prevention, International Sociology, Vol. 39, No. 3, 2024, hlm 309-331.

Nikolaos Tzenios, Contribute to Raising Awareneness in a Community, Epra Journals, Vol. 8, No. 12, 2022, hlm 122-124.

Nur Fadhilah Mappaselleng dan Zul Khaidir Kadir, Hukum Acara Pidana Adversarial (Yogyakarta: Arti Bumi Intaran, 2020).

Philip Matthew Stinson, John Liederbach, Michael Buerger, dan Steven L. Brewer, To Protect and Collect: A Nationwide Study of Profit-Motivated Police Crime, Criminal Justice Studies, Vol. 31, No. 3, hlm 310-331.

Rocio Rosas Vargas, Marilu Leon Andrade, dan Tzatzil Isela Bustamante Lara, Violencia, Feminicidios y Crimen Organizado em Guanajuato, Mexico, Cuadernos del Cilha, Vol. 34, No. 1, hlm 1-26.

Saadet Altay, Patriarchy and Women’s Subordination: A Theoretical Analysis, Journal of Oriental Scientific Research, Vol. 11, No. 1, 2019, hlm 411-427.

Shannon Drysale Walsh dan Cecilia Menjivar, “What Guarantees Do We Have?” Legal Tools and Persistent: Impunity for Feminicide in Guatemala, Latin American Politics and Society, Vol. 58, No. 4, 2016, hlm 31-55.

Sonia M. Frias, Femicide and Feminicide in Mexico: Patterns and Trends and Non-Indigenous Regions, Feminist Criminology, Vol. 18, No. 1, 2021, hlm 3-23.

Wania Pasinato dan Thiago Pierobom de Avila, Criminalization of Femicide in Latin America: Challenges of Legal Conceptualization, Current Sociology, Vol. 71, No. 1, 2022, hlm 60-77.

Zul Khaidir Kadir, Fragmented Justice: How the Wedding Cake Model is Influenced by the ‘No Viral, No Justice’ Phenomenon, International Journal of Law Analytics (IJLA), Vol. 2, No. 4, 2024, hlm 315-330.

Downloads

Published

2025-01-19

How to Cite

Zul Khaidir Kadir. (2025). Pemberantasan Femisida di Meksiko: Kebijakan Kriminal yang Tertunda dan Dampak Sosialnya. Crossroad Research Journal, 2(1), 85–105. https://doi.org/10.61402/crj.v2i1.263