Kontekstualisasi Injil dalam Era Postmodern melalui Gereja Digital

Authors

  • Nicodemus D.N. Widiutomo STTI Harvest
  • Frans H. M. Silalahi STTI Harvest

DOI:

https://doi.org/10.61402/crj.v1i4.207

Keywords:

Kontekstualisasi Injil, Gereja Digital, Era Postmodern, Relativisme Moral, Pluralisme.

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran kontekstualisasi Injil dan gereja digital dalam menghadapi tantangan teologi di era postmodern, yang ditandai dengan relativisme moral dan pluralisme. Teknologi digital memungkinkan gereja untuk menjangkau audiens yang lebih luas, termasuk generasi muda dan komunitas terpinggirkan, melalui ibadah online dan komunitas virtual. Namun, tantangan muncul dalam menjaga esensi ajaran Kristen, terutama terkait dengan kehadiran fisik dalam sakramen dan kedalaman pengalaman spiritual. Gereja digital juga dihadapkan pada dilema etis dalam menghadapi komersialisasi agama di platform digital. Kesimpulan penelitian ini menyarankan adopsi pendekatan hibrid yang menggabungkan interaksi digital dan fisik, serta penelitian lebih lanjut mengenai dampak jangka panjang gereja digital pada kehidupan spiritual jemaat. Pendekatan ini diharapkan membantu gereja tetap relevan di tengah perubahan sosial dan teknologi tanpa mengorbankan integritas teologisnya.

References

Harefa, F. L., Agustina Pasang, & Triana Tambunan. (2023). Analisis Kritis Tentang Konsep Misi Kaum Postmodernis Dalam Perspektif Teologi Reformed. JURNAL LUXNOS, 9(1), 34–47. https://doi.org/10.47304/jl.v9i1.313

Hassan, I. (1986). Pluralism in Postmodern Perspective. Critical Inquiry, 12(3), 503–520. https://doi.org/10.1086/448348

Ismail, Y. (2019). Postmodernisme dan Perkembangan Pemikiran Islam Kontemporer. Jurnal Online Studi Al-Qur An, 15(2), 235–248. https://doi.org/10.21009/JSQ.015.2.06

Melyanti Nabuasa, K., & Asmo Tobing, M. (2022). Sorotan Teologis Terhadap Paradigma & Praktik Misi Kaum Pluralis. Jurnal Missio Cristo, 5(2), 166–177. https://doi.org/10.58456/missiocristo.v5i2.41

Pakpahan, B. J. (2022). Partisipasi aktif dalam ibadah online sebagai tanda persekutuan. KURIOS, 8(1), 42. https://doi.org/10.30995/kur.v8i1.467

Pangumbahas, R., & Winanto, O. N. (2021a). Membaca Kembali Pandangan Moralitas Postmodernism Untuk Konteks Pendidikan Kristen (Re-Reading The Worldview Of Postmodernism Morality For The Context Of Christian Education). QUAERENS: Journal of Theology and Christianity Studies, 3(1), 73–84. https://doi.org/10.46362/quaerens.v3i1.33

Pangumbahas, R., & Winanto, O. N. (2021b). Membaca Kembali Pandangan Moralitas Postmodernism Untuk Konteks Pendidikan Kristen (Re-Reading The Worldview Of Postmodernism Morality For The Context Of Christian Education). QUAERENS: Journal of Theology and Christianity Studies, 3(1), 73–84. https://doi.org/10.46362/quaerens.v3i1.33

Saputra, S. J., Eka Putra, I. G. J., & Fredlina, K. Q. (2021). Aplikasi Pencarian Jadwal Ibadah dan Kegiatan Gereja Kristen Jawi Wetan Berbasis Mobile (Studi Kasus Kabupaten Jember). Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika Dan Sistem Informasi, 9(3), 73. https://doi.org/10.35889/jutisi.v9i3.544

Simanjuntak, F., Belay, Y., & Prihanto, J. (2022a). Tantangan Postmodernisme bagi Wacana Teologi Kristen Kontemporer. KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi, 8(1). https://doi.org/10.37196/kenosis.v8i1.348

Simanjuntak, F., Belay, Y., & Prihanto, J. (2022b). Tantangan Postmodernisme bagi Wacana Teologi Kristen Kontemporer. KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi, 8(1). https://doi.org/10.37196/kenosis.v8i1.348

Suharyadi, S., Maria, E., Gundo, A. J., & Sembiring, I. (2021). Digitalisasi Gereja Kristen Jawa Salatiga Timur: Solusi Pelayanan Jemaat Di Tengah Pandemi Covid-19. SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 4(2), 243. https://doi.org/10.31764/jpmb.v4i2.4046

Sulistyawati, E. (2020). Keefektifan pendekatan kontekstual berbasis budaya lokal ditinjau dari prestasi, minat belajar, dan apresiasi terhadap matematika. JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan Dan Pengajaran Matematika), 6(1), 27–42. https://doi.org/10.37058/jp3m.v6i1.1421

Supriadi, M. N. (2020). Tinjauan Teologis Terhadap Postmodernisme Dan Implikasinya Bagi Iman Kristen. Manna Rafflesia, 6(2), 112–134. https://doi.org/10.38091/man_raf.v6i2.115

Tonapa, A. (2023). Gereja Toraja Menghadapi Perubahan Budaya Digital dan Pandemi Covid 19. ELEOS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 3(1), 42–59. https://doi.org/10.53814/eleos.v3i1.61

Zaluchu, S. E. (2020). Strategi Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif Di Dalam Penelitian Agama. Januari, 28(1), 28–38.

Zaluchu, S. E., Wiryadinata, H., Rimun, R., Santo, J. C., & Novalina, M. (2022). Using Google Trends to Analyze Keywords ‘Ibadah Online’ and ‘Gereja Online’ in Indonesia. https://doi.org/10.2991/assehr.k.220702.013

Downloads

Published

2024-11-18

How to Cite

Nicodemus D.N. Widiutomo, & Frans H. M. Silalahi. (2024). Kontekstualisasi Injil dalam Era Postmodern melalui Gereja Digital. Crossroad Research Journal, 1(4), 169–189. https://doi.org/10.61402/crj.v1i4.207