Strategi Penguatan Moderasi Beragama Melalui Platform Digital: Peran Generasi Z dan Komunitas Multikultural di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.61402/crj.v1i3.160Keywords:
Moderasi beragama, Media sosial, Generasi Z, Komunitas multikulturalAbstract
Di masa digital yang semakin maju, moderasi beragama menjadi krusial dalam menghadapi tantangan radikalisme dan intoleransi yang berkembang di ruang maya. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dan mengembangkan strategi efektif dalam memperkuat moderasi beragama melalui platform digital, dengan fokus pada peran Generasi Z dan komunitas multikultural di Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan analisis konten digital dari berbagai platform media sosial dan wawancara dengan partisipan dari kedua kelompok target. Hasil menunjukkan bahwa Generasi Z efektif menggunakan Facebook, TikTok, Whatsapp, Instagram, youtobe, dan Twitter untuk menyebarkan pesan moderasi beragama melalui konten kreatif seperti poster Agama, Kata Mutiara Nasihat, video dan infografis, meskipun menghadapi tantangan dalam menjaga kedalaman pesan. Komunitas multikultural berhasil menciptakan ruang digital yang inklusif melalui diskusi daring, webinar, dan kampanye edukatif di Facebook, Instagram dan YouTube, namun mengalami kesulitan menjangkau audiens atau terpengaruh narasi ekstremis. Analisis sentimen menunjukkan mayoritas respons publik positif, meskipun terdapat resistensi dari sebagian kecil audiens. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan strategis media sosial dapat berperan signifikan dalam membangun narasi positif yang menyeimbangkan ekstremisme di ruang publik virtual. Disarankan untuk mengembangkan konten yang lebih mendalam dan penuh makna dalam meningkatkan pendekatan personalisasi dan dialogis, memperluas program literasi digital, serta meningkatkan kolaborasi antar lembaga untuk memperkuat efektivitas kampanye moderasi beragama di era digital.
References
Departemen Agama RI : Al-Qur’an dan Terjemahan
UUD 1945 Pasal 29 Ayat (1) dan (2)
Anwar, M., & Haq, F. (2019). Religious moderation campaign through social media at multicultural communities. Journal of Religious Studies , 25(3), 45-60.
Dimyati, A., Rahman, M., & Suryadi, T. (2023). Santri Anti Bapeer: The development of narratives of religious moderation through digital workshop. Journal of Islamic Studies , 35(2), 201-218.
Evolvi, G. (2021). Religion, new media, and digital culture. Religious Communication , 29(1), 15-32.
Hakim, A. (2023). The narration of religious moderation for mitigating radicalization among the millennial generations on Pesantren Lirboyo Instagram. Journal of Islamic and Social Media Studies , 10(2), 80-97.
Lubis, M., Fauzi, M., & Hartono, R. (2023). The effort to improve moderation of religion in Indonesia: A study on the YouTube ministry in the Republic of Indonesia. Digital Religious Communication , 12(4), 55-72.
Mashuri, A., Pratama, H., & Susilo, R. (2023). Construction of religious moderation at Nahdlatul Ulama online media in East Java. Journal of Media and Religion , 18(3), 145-162.
Partono, R., Nasution, A., & Yanasuryanadi, M. (2023). Mainstreaming the value of religious moderation by teachers in the digital era. Journal of Digital Literacy in Education , 9(2), 32-49.
Rahman, Z. (2020). Virtual piety and Muslim traditionalism mainstreaming: The digital activism of Bangkitmedia.com and Kyaiku.com. Islamic Online Media Journal , 7(1), 103-118.
Ramadhan, R., Suryani, D., & Salsabila, N. (2023). Implementing religious moderation in digital space: Challenges and opportunities for Z generation. Journal of Religious Education in Digital Era , 15(2), 87-102.
Santoso, I., Rahmelia, S., & Apandie, L. (2021). Religious moderation and information communication technology dissemination: The practice of Muhammadiyah Papua through online campaign. Journal of Islamic Communication and Society , 11(3), 55-73.
Salsabila, N., Firdaus, R., & Arifin, M. (2021). Sentiment analysis of religious moderation in virtual public spaces during the Covid-19 pandemic. Journal of Social Media Studies , 14(4), 299-316.
Setia, H., & Haq, A. (2023). Countering radicalism in social media by campaigning for religious moderation. Digital Peacebuilding Journal , 16(1), 22-37.
Starkey, A., Singh, M., & Sharma, P. (2022). Women, religion, and digital counter-publics: Introduction. Journal of Feminist Studies in Religion , 38(1), 1-15.
Ulum, M. D., & Mun'im, M. (2022). Moderation of Islamic education in the digital space. Journal of Islamic Education , 13(3), 124-140.







